Tulis saja sesuka Hati

Tulis saja sesuka hati,

menulis saja dengan emosi, hati, lalu perbaiki dengan pikiran, kata Carmel Bird seorang penulis Nun jauh di sana yang aku belum ketemu kecuali hanya melalui buku-bukunya.

Tulis saja isi hati,

Tulis yang ada dalam hati, agar lega, seperti kata para bloger menulis bisa menghilangkan sedih. Aku menulis sore ini tak peduli apakah ada yang komentar atau tidak, hanya hatiku sedikit galau karena akses di sini memang sedang agak lambat.

Tulis saja sesuka hati,

sesuka-sukanya Anda menulis, tulisan itu takkan lepas dari apa yang telah anda alami hari-hari ini, tulislah untuk lebih membijak, lebih ceria dan berguna bagi sebanyak mungkin orang, menulislah dengan liar, seliar puisi chairil Anwar, seliar bunga-bunga di tengah hutan yang tetap wangi walau tidak ada yang memuji

Tulis saja sekehendak hati,

sekehendak untuk terus menulis tanpa henti, walau tidak ada penerbit yang bersedia mennerbitkan tulisan ini, walau tulisan bloger ini sungguh tak berkategori, sekehendak hati ingin menjadi penulis besar yang belajar secara sembarangan, belajar bukan di bangku kuliah

Tulis saja semau jiwa

semau jiwa yang merdeka pada dasarnya, yang berikrar untuk setia kepada Tuhannya. Jiwa suci yang merindukan tuhannya, Jiwa tersesat yang kembali ke jalannya karena petunjuk dan kasih sayang Tuhannya, Jiwa yang lelah berkelana dan berlabuh di hati bidadari desa

Tulis saja yang terakhir,

SEBUAH PESAN UNTUK YANI, YANIKU YANG CANTIK, YANG MANIS, YANIKU YANG BERANI, YANIKU YANG AKU BERUSAHA MEMAHAMINYA, YANIKU YANG AKANB BERANGKAT KE SOLO UNTUK TES PNS, YANIKU ketahuilah bahwa jiwa yang mencinta itu bebas berkelana diantara kehidupan, memendam kerinduan dengan indah, menangis dlam syukur bersama Cinta

Tulis, aku menulis mawar hati untuk Yani

Yan, kenapa Tuhan mempertemukan kita

Yani, aku ingin menelponmu, Yan ……………………………

????????????????????????????????????????????????????????????????????????

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

)))))))))))))))))))))))000000000000000000(((((((((((((((((((((((((((((((((((((((((

Yan, aku menulis saja

menulis dan terus menulis sampai aku temukan satu kata yang mampu mengakhiri posting sederhana ini. YAni aku bikan kahlil Gibran yang pandai merangkai kata dengan memukau

aku adalah aku penulis yang menjalani hidup dengan cita-cita yang tak kunjung diraihnya,

Entah sudah seberapa panjang Tulisan Ini,

aku ingin mengakhiri dengan kata-kata pasti

Menjadi penulis adalah panggilan jiwa, jiwa yang merdeka. semerdeka burung di tengah hutan yang rela berkicau tanpa mengharap tepukan tangan penonton karena suaranya yang indah, berkicau sebagai penyeimbang alam semesta.

aku emosional sekali sore ini

ILYAS ASIA / 031 9150 8118 / PENULIS LEPAS

Advertisements

7 thoughts on “Tulis saja sesuka Hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s