Pencurian Uang Pelanggan dengan Samar

Mereka mencuri uang pelanggan dengan cara yang samar.
Pencurian itu sama sekali tidak disengaja dilakukanoleh petugas cashier, atau mungkin sebuah program manajemen yang ingin memberikan kesan murah tetapi berdampak pencurian samar (Pembulatan uang tanpa keikhasan pelanggan)

Praktek tersebut terjadi saat pembeli dan kasir melakukan penghitungan barang yang dibeli, dan seringnya kecurangan terjadi saat pembulatan uang pembayaran.  Seperti pembulatan rupiah ke atas, yang lebih berpihak pada Manajemen Ritel.

Praktek truk tertulis Rp 9.850
Pembayaran Rp 10.000
kembali Rp 150
yang diterimakonsumen Rp 100
kemana uang yang Rp 50 ???

.

sahabat ulasan ini , bukan untuk protes, atau mengecam, atau marah atas praktek jual beli tersebut

Ulasan ini dari dasar hati untuk :

  1. Mengingatkan pentingnya kejujuran dalam berdagang, untuk meraih rizqi barokah
  2. ayo, menggalang Gerakan cinta Rasul dengan transaksi adil dalam jual beli.
    Bernama : Gerakan Jujur Transaksi
  3. menyiapkan uang kembalian, dalam mata uang receh yang paling kecil atau dengan mengubah dengan sistem transaksi yang adil
  4. terakhir, mintalah keikhlasan pembulatan transaksi secara lisan kepada pembeli, walau ini mungkin juga masih ada pembeli yang  tidak ikhlas memberikan uangnya.  Meski hanya Rp 50,  —
Advertisements

One thought on “Pencurian Uang Pelanggan dengan Samar

  1. Abdi Jaya

    bener tuh, ada lagi yang mengembalikan uang tapi dengan permen, harusnya kembalian 150, diganti permen sebiji, kan gak adil tuh, apalagi gak semua orang suka permen

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s