Aturan Menulis

by : ILYAS AFSOH | Penulis Buku 33 Cara Merevolusi Hidup | 0821.4150.2649

Aturan menulis yang saya terapakan di setiap tulisan saya adalah tidak ada aturan, karena aturan yang baku menurut saya di dalam menulis adalah menulis saja. Karena kadang jika saya harus mengikuti aturan dalam menulis maka ide-ide terbaik saya menjadi hilang, kalimatnya mandek tidak mau jalan, dan tidak sesuai dengan hati saya yang ingin berekspresi secara bebas dan menuangkannya menjadi karya “SEHEBAT” yang saya bisa.

Aturan menulis yang saya ikuti selain tanpa aturan jelas, saya menerapakan menulis dengan mencontoh karya yang sudah ada. Caranya saya perhatikan bagaimana sebuah tulisan itu dibuat, seperti memperhatikan sebuah buku yang terbit, bagaimana  desain covernya, desain persembahan, testimoni, tata letaknya, gambar, pendukung tulisan, daftar pusatakanya seperti apa, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan terbitnya sebuah tulisan yang menjadi buku.

Aturan menulis yang lain, yang mungkin dijadikan patokan oleh penulis buku best seller dan dijadikan materi seminar mungkin saja awalnya adalah pembelajaran otodidak, belajar sendiri lalu dilanjutkan dengan belajar di institusi tertentu sehingga tulisannya menjadi semakin berkualitas. Dan, yang ingin saya tekankan dalam aturan menulis ini adalah ikuti saja aturan yang membuat Anda semakin berdaya dalam menerbitkan sebuah karya tulis. Lalu ketika karya Anda sudah bisa dinikmati, Anda berhak membuat aturan menulis secara tersendiri.

Satu hal yang ingin saya tambahkan dalam aturan menulis ini, atau bisa juga disebut sebagai aturan menulis yang tidak baku. Hal itu disebut ketekunan menulis. Tanpa ketekunan dan kesabaran dalam menulis maka bisa dibayangkan bagaimana karya tulis itu bisa selesai ? Ketekunan menulis yang diimbangi dengan kerja keras dalam dunia kepenulisan merupakan resep unggulan yang memastikan sebuah karya bisa hadir, bahkan karyanya mampu bertahan bahkan ketika penulisnya sudah berada jauh di luar dunia.

Advertisements

3 thoughts on “Aturan Menulis

  1. SITI FATIMAH AHMAD

    Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Ilyas..

    saya setuju aja dengan aturan menulis mas Ilyas di atas. Pokoknya, kita tahu apa yang senang kita tulis dan menulisnya pula harus dengan hati.

    Jika banyak aturannya bisa menghentikan ide-ide mantap yang mahu tercurah banyak akan jadi hilang begitu aja.

    Selamat menulis dengan senang hati.

    Selamat tahun baru dari Sarikei, Sarawak. 😀

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s